Watu Kenong Girisubo, Desa Jeruk Wudel Kecamatan Girisubo, Kab. Gunungkidul

Sejarah singkat

Watu kenong, istilah ''Watu'' dalam bahasa indonesia berarti batu,atau batuan sedangkan ''kenong '' sendiri ndalam bahasa jawa istilah kenong bermakna hasil atau bentuk suatu benda yang menghasilkan suara dan cenderung dalam kategori alat musik (ritmis). jadi Watu kenong adalah sebuah batuan yang bisa menghasilkan bunyi - bunyian apabila di pukul. 
 Watu kenong yang ber ada di Desa Jeruk wudel, Kecamatan Girisubo, tepatnya 300 meter ke arah timur dari kantor sektor kepolisian Kecamatan Girisubo, tak jauh dari lokasi bebatuan Watu kenong terdapat makam camat kecamatan Rongkop yang pertama kali pada watu itu. ber ada di sebuah lokasi berupa gunung milik seorang warga di dusun jerukwudel, yang luasnya sekitar 60 m di atas puncak gunung tersebut memiliki daya tarik tersendiri, karak ter batu tersebut memang aneh dan bentuk yang ber variatif, apabila di getok atau di pukul ( di tabuh dalam istilah bahasa jawa) menghasilkan berbagai karakter suara, sehingga apabila di padukan dari beberapa batu yang di pukul secara ber gantian akan menghasilkan bunyi yang merdu layaknya alunan musik tradisional lainya yang maupun jenis karakter musik tradisional yang bersifat ritmis. hampir 70 % batuan yang berada di lokasi tersebut apabila di pukul menghasilkan nada yang nyaring.
pada tahun 1930 an - 1968 watu kenong yang berada di desa jerukwudel- kecamatan Girisubo tersebut sudah di jadikan lokasi hiburan juga tempat bermain para penjajah dari cina dan belanda pada saat itu, pada hari-hari tertentu mereka orang- orang cina yang masih ber ada di desa jeruk wudel dan sekitarnya berkumput di lokasi Watu kenong sambil menabuh ( memukul) bebatuan yang dapat menghasilkan bunyi serta di iringi syair-syair dari bengsa mereka sendiri, lokasi bebatuan tersebut terpisah menjadi dua; yaitu ber ada di sebelah timur biasanya di tempati oleh anak- anak untuk bermain sendiri, dan yang sebelah barat di tempati oleh orang-orang dewasa.
 masyrakat sekitarpun juga ada beberapa yang ikut serta dalam permainan di area tersebut, karna lokasi bebatuan watu kenong sendiri memang menjadi salah satu tempat berkumpulnya seluruh lapisan masyrakat sekitar dalam hal hiburan tersebut.
keberadaaan Watu kenong sendiri untuk saat ini belum di lirik dari pihak pariwisata maupun investor pariwisata. warga sekitarpun juga ber usaha menjaga dan melestarikan bebatuan tersebut dengan segala keunikanya agar seiring berkembangnya zaman dapat di nikmati anak cucu kelak.



















apabila anda ingin ber kunjung ke lokasi tersebut dapat menghubungi
1. 085225549173
2. 081325388223

Komentar